#Kegiatan Organisasi

Saintek

PMM UMM Digitalisasi Panti Asuhan Ar-Ridlwan Melalui Pembuatan Web Profile

Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) memiliki terobosan baru sebuah program Pengabdian Masyarakat Oleh Mahasiswa (PMM) Bhaktimu Negeri, merupakan kegiatan yang dilaksanakan oleh mahasiswa secara berkelompok untuk menggantikan Program Kuliah Kerja Nyata (KKN). PMM sendiri bertujuan untuk  memberikan  manfaat bagi masyarakat sekitar melalui mahasisw. Kegiatan Pengabdian Masyarakat Oleh Mahasiswa (PMM) oleh Kelompok 24 Gelombang 11 Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) yang dilakukan di Panti Asuhan Ar Ridlwan yang berlokasi di Jl. Mojowarno No.89, RW.05, Mojorejo, Kec. Junrejo, Kota Batu, Jawa Timur. kelompok tersebut memiliki 5 orang didalamnya, diantaranya adalah Dignifo Nauval Muhhamady (Informatika - FT), Helmi Indra Perdhana (Informatika - FT), Muhammad Safiudin (Informatika - FT), Luthfi Dwi Syah putra (Informatika - FT), Galuhika Maulana (Informatika - FT).   Kegiatan PMM yang dilaksanakan oleh mahasiswa-mahasiswi UMM ini dinaungi oleh Direktorat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (DPPM) Universitas Muhammadiyah Malang dan Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) Mohamad Irkham Mamungkas, ST., MT.   Kegiatan PMM yang dilaksanakan oleh Kelompok 24 Gelombang 11 di Panti Asuhan AR-RIDLWAN sudah melakukan edukasi tentang Informatika dan pengetahuan dasar teknologi informasi. Namun, seperti yang kita ketahui sekarang, internet dan situs web telah membuat kemajuan yang luar biasa. Ini terlihat pada orang-orang yang sering menggunakan Internet dalam kehidupan sehari-hari mereka. Semakin banyak aktivitas yang menggunakan internet untuk mencari banyak hal secara online melalui website, namun biasanya website hanya milik tempat-tempat yang sudah besar, atau benar-benar sudah dikenal masyarakat. Di sisi lain, panti asuhan yang sedang dikembangkan bahkan tidak memiliki website. Jika dipikir-pikir, internet sangat penting karena Anda dapat dengan mudah mendapatkan informasi tentang panti asuhan tanpa mengunjungi panti asuhan, kegiatan apa yang dilakukan, dan Anda dapat dengan mudah menyalurkan bantuan.   Maka pada kesempatan kali ini Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Malang kelompok 24 gelombang 11 membuat profile website. implementasi web profile pada Panti Asuhan Ar Ridlwan sebagai wadah pengelolaan dan informasi, termasuk pembuatan web sebagai sarana berbagi ilmu dengan seluruh komponen panti asuhan. Diharapkan Dengan membuat profil website, Panti Asuhan AR-RIDLWAN akan lebih dikenal masyarakat, sehingga memudahkan untuk menjangkau mereka yang membutuhkan.  

Galuhika3 menit
Pendidikan

Mahasiswa PMM UMM Melakukan Pembukaan Kegiatan PMM di Panti Asuhan di Blitar

Kegiatan pengabdian masyarakat oleh mahasiswa (PMM) ini adalah untuk mengaplikasikan Hilirisasi  hasil penelitian dan pengabdian Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) melalui Pengabdian Masyarakat Oleh Mahasiswa (PMM) Kelompok 97 Gelombang 11 dengan Dosen Pembimbing Lapangan Vritta Amroini Wahyudi,S.Si.,M.Si.   Kegiatan Pengabdian Masyarakat oleh Mahasiswa (PMM) Kelompok 97 Gelombang 11 dimulai dari tanggal 1 Oktober 2022 hingga 31 Oktober 2022 yang berlokasi di Panti Asuhan Ar Rohmah, Tegalrejo Kota Blitar. Pembukaan kegiatan PMM Kelompok 97 Gelombang 11 dilaksanakan pada minggu kedua tepatnya pada tanggal 8 Oktober 2022.   Kegiatan Pembukaan ini dihadiri 40 anak dari panti asuhan tersebut dan disahkan oleh pengelola Panti Asuhan Ar Rohmah, Bapak Ashuri. Dalam kegiatan pembukaan acara PMM ini, Kelompok 97 Gelombang 11 juga memasang Banner dengan tema “Implementasi Penguatan Pendidikan Karakter dalam Rangka Membangun Generasi Muda yang Berakhlak Mulia di Panti Asuhan Ar Rohmah”.    

Ida Agustin4 menit
Pendidikan

Tim PMM UMM Membuat Kran Otomatis Untuk SD Islam Al Huda

Mahasiswa Penagbdian masyarakat Oleh Mahasiswa (PMM) Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) pembuatan kran otomatis. Kamis (15/09/22) Kegiatan berlangsung di SD Islam Al-Huda Kota, JL.Abdul Gani Atas No.12, kelurahan ngaglik, kecamatan Batu, Kota Batu, Jawa Timur. pada tanggal 22 Agustus sampai 22 Septmber 2022. penerapan teknologi pola hidup sehat merupakan program kerja mahasiswa Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) kelompok 57 gelombang 07. Program ini merupakan tugas pengabdian setiap mahasiswa.   Koordinator pengabdian masyarakat oleh mahasiswa (PMM) kelompok 57 gelombang 07 Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) Nasihol Fattah Mengatakan "Menjaga kesehatan tidak selalu dengan harga yang mahal. Kita bisa menjaga kesehatan bahkan dengan hal yang sangat sederhana dan terkadang sering membuat kita lupa. salah satunya dengan mencuci tangan, Untuk terbiasa mencuci tangan dengan sabun perlu dilatih dari kecil. Selain itu juga pembiasaan diri untuk mencuci tangan juga harus dipraktekkan dalam lingkup keluarga." Oleh karena itu kegiatan PMM ini juga tidak berfokus terhadap edukasi saja akan tetapi juga perlu diadakannya penerapan pola hidup sehat yaitu dengan membuat sebuah teknologi kran otomatis dalam upaya menumbuhkan semangat siswa dalam menjaga kesehatan terutama dalam melakukan cuci tangan.   pembuatan kran otomatis guna menumbuhkan semangat anak-anak dalam melakukan cuci tangan. Meskipun pandemic sudah tidak ada, cuci tangan merupakan salah satu kegiatan yang sangat penting dalam menjaga kesehatan maka dari itu sudah sewajar nya dipasangkan kran otomatis yang mana harapannya nanti menjadi salah satu kegiatan yang mermanfaat dan membuat anak-anak beserta guru bersemangat dalam melakukan cuci tangan.   kemudian dilakukan sosialisasi untuk menjelaskan mengenai tata cara penggunaan alat cuci tangan ini kepada para guru di sekolah, dengan adanya sosialisasi ini harapannya para guru beserta anak-anak makin rutin dan semangat dalam melakukan cuci tangan dan dapat mempraktekkannya dengan benar. Program ini sangat diapresiasi oleh pihak sekolah "kami sangat senang dengan program kerja PMM ini dengan membuat alat kran otomatis ini sangat gampang dan raktis digunakan, harapannya dapat menjadi semangat bagi para siswa untuk lebih giat lagi dalam melakukan cuci tangan" ujar ibu diana selaku guru di sekolah.

Nasihol Fattah12 menit
Gaya Hidup

Mahasiswa PMM UMM Kelompok 84 Ikuti Upacara Bari'an Di Desa Sedaeng, Pasuruan

Kedatangan kelompok Pengabdian Masyarakat Oleh Mahasiswa (PMM) Kelompok 84 Gelombang 9 Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) yang dilakukan di Desa Sedaeng, Kec.Tosari, Kab.Pasuruan, Jawa Timur yang telah resmi dibuka pada hari Jum’at 2 September 2022 dan disambut hangat oleh warga desa sekitar serta dihadiri oleh Abdul Hadi atau biasa dikenal dengan Pak Dedik selaku Kepala Desa Sedaeng.   Selain itu mahasiswa juga mengikuti kegiatan adat warga yakni bari’an Biasanya upacara ini diadakan secara rutin setiap bulan pada hari Jumat Legi. Bari’an diadakan untuk berdoa agar seluruh masyarakat tengger desa Podokoyo terhindar dari mara bahaya. Masyarakat percaya bahwa upacara ini berguna untuk menyeimbangkan tiga unsur alam semesta yaitu air, api dan udara., Para ibu mengenakan setelan kebaya berwarna cokelat muda dengan jarik berwarna cokelat tua di bawahnya. Yang lain mengenakan setelan kebaya putih yang dipasangkan dengan jalik minion berwarna cokelat tua. Para Bapak yang lewat semuanya berpakaian hitam. Uden Shibori yang melilit kepala berwarna cokelat. Satu atau dua terlihat berbeda dan berpakaian cokelat. Mereka adalah aparat desa. Meski berpakaian berbeda, mereka mengenakan uden seperti pria lainnya.   Dalam perjalanan orang membawa segala macam makanan ke Punden. Punden adalah bangunan terbuka dengan pagar setinggi dada orang dewasa. Perpaduan warna kuning dan jingga menghiasi motif bunga pada pagar tersebut. Halaman dikelilingi oleh pagar yang sepenuhnya dinaungi oleh atap asbes. Dengan cara ini, setiap orang yang mengikuti upacara adat tidak perlu khawatir akan panas atau hujan. Tiang-tiang penyangga atap ditutupi dengan kain putih dan kuning. Mimbar di sudut depan bunden juga dibungkus dengan kain yang sama. Aneka buah-buahan, umbi-umbian dan makanan lainnya berjejer tidak jauh dari mimbar.   Pelungguhan berasal dari kata "lungguh" dengan awalan "pa" dan akhiran "an". Dengan penambahan awalan dan akhiran tersebut, kata yang semula berarti “duduk” akhirnya berubah menjadi “duduk”. Dalam konteks masyarakat Jawa, Perunguhan sering dikacaukan dengan kata Paseban. Ini berarti aula yang digunakan untuk menghadapi tokoh yang lebih tinggi seperti raja dan orang yang dimuliakan. Upacara Balian dihadiri oleh seluruh warga Desa Podkoyo yang beragama Hindu, Kristen dan Islam. Semuanya tumpah ke halaman Punden. Bagi Tengger, Balian bukanlah upacara keagamaan, melainkan upacara adat. Oleh karena itu, tidak ada bedanya bagi pemeluk agama apapun. Selama Anda adalah keturunan suku Tengah, Anda wajib mengikuti upacara ini.   Kegiatan PMM Bhaktimu Negeri merupakan serangkaian kegiatan pembelajaran yang di ikuti oleh mahasiswa Universitas Muhammadiyah Malang yang dikembangkan melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat. Bentuk dari PMM ini dapat berupa pembuatan, pendampingan, penyuluhan, aplikasi, desain, serta pelatihan teknologi. Khususnya dalam hal ini masyarakat desa Sedaeng. Bentuk dari kegiatan PMM yang dilakukan oleh Mahasiswa UMM ini yaitu pendampingan dan penyuluhan hukum guna memberikan gambaran dan solusi terkait permasalahan hukum yang terjadi.  Kegiatan PMM ini beranggotakan Karisma Gopinda Sari , Debrianti KR Putri Suprapto, M.Iqbal Prasetya, Rayanda Husny Mubarak, Adyuta Apta Camara Paris dari jurusan Hukum UMM yang akan mengangkat judul “Sosialisasi DAMPAK NEGATIF PERNIKAHAN DINI DAN RESTORATIVE JUSTICE” Di lingkungan desa Sedaeng. Judul ini  diambil karena menurut keterangan Kepala Desa setempat permasalah tersebutlah yang masih sering terjadi di lingkungan desa Sedaeng. Kegiatan PMM ini berada dibawah bimbingan Sholahuddin Al Fatih, S.H., M.H. selaku Dosen Pembimbing Lapang (DPL).   Pembukaan kegiatan PMM ini di awali dengan pengenalan dengan warga serta Karang Taruna. Dalam hal ini Kelompok PMM 84 Gelombang 9 berharap dengan sambutan yang baik dari warga desa sekitar menjadi awal yang baik untuk kegiatan PMM yang akan dilaksanakan kedepannya.    

IQBAL PRASETYA6 menit
Pendidikan

Pembukaan Pengabdian Masyarakat Oleh Mahasiswa (PMM) Kelompok 70 Gelombang 6 Universitas Muhammadiyah Malang di SDN Dinoyo 1

Kegiatan Pengabdian Masyarakat Oleh Mahasiswa (PMM) Kelompok 70 Gelombang 6 Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) dilaksanakan di SDN Dinoyo 1, berlokasi di Jl. MT. Haryono No. 213, Dinoyo, Kec. Lowokwaru, Kota Malang, Jawa Timur. Kegiatan PMM ini diawali oleh pembukaan pada hari Selasa tanggal 23 Agustus 2022.   PMM Kelompok 70 Gelombang 6 ini beranggotakan Taraditha Islamy Gading T, Ni Luh Ayu Wiri Ardini S, Gina Yulia Mawi, M. Rofiqi Azkiya, dan Ahmad Gazali Purnomo A yang berasal dari Fakultas Ekonomi Bisnis (FEB) Program Studi Manajemen dengan tema “Pentingnya Manajemen Waktu dan Mengembangkan Jiwa Kewirausahaan pada Siswa SDN Dinoyo 1”. Kegiatan PMM ini berada dibawah Bimbingan Ibu Agustin Dwi Haryanti, SE., MM.Ak selaku Dosen Pembimbing Lapang (DPL).   Pembukaan PMM ini dilakukan oleh seluruh anggota kelompok beserta Ibu Nurul Hidayatus Shobikhah, S.Pd. selaku Kepala Sekolah, beserta jajaran sekolah dan diakhiri dengan sesi foto bersama.   Setelah melakukan pembukaan, dilanjutkan dengan kegiatan lomba 17 Agustusan yang diikuti oleh seluruh siswa/i SDN Dinoyo 1, dan beberapa guru. Adapun beberapa lomba yang diselenggarakan yaitu lomba makan kerupuk, balap kelereng, estafet kardus, sarung berjalan, dan jepit balon.    Kegiatan PMM tersebut diwujudkan dengan memberikan sosialisasi dan pemaparan materi terkait pentingnya manajemen waktu, penanaman jiwa kewiraushaan, praktik pembuatan kerajinan, sosialisasi menabung, dan sosialisasi pengemasan serta pemasaran produk. Kegiatan Pengabdian Masyarakat oleh Mahasiswa (PMM) ini adalah untuk mengaplikasikan Hilirisasi hasil Penelitian Universitas Muhammadiyah Malang (UMM)

Taradithaigt2 menit