#Kegiatan Organisasi

Pendidikan

Kemeriahan dan Ajang Kreativitas Pentas Seni Siswa TK Islam Restu Ibu Bersama Mahasiswa PMM UMM

Pentas seni telah dilaksanakan dengan meriah pada Jumat, 16 September 2022 pukul 07.30 sampai 10.00 WIB. Acara ini dihadiri oleh Ibu Intarti Wahyu Prihatiningtyas, S.H.,  S.Psi selaku kepala sekolah, jajaran guru, seluruh murid TK A dan TK B yang berkumpul di dalam ruang kelas TK A. Penampilan seni ini diadakan sebagai bentuk program kerja anggota pengabdian masyarakat oleh mahasiswa (PMM) kelompok 59 gelombang 9 pada pembelajaran anak-anak sebagai wujud pelestarian budaya di Indonesia. Selain itu, kegiatan PMM ini adalah untuk mengaplikasikan Hilirisasi hasil Penelitian Universitas Muhammadiyah Malang (UMM).   Keseimbangan dalam belajar mengajar anak usia dini sangat diperlukan baik secara kognitif maupun kesenian. Pendidikan kesenian sebagai pendidikan ekspresi kreatif yang dapat mengembangkan kepekaan apresiasi estetik guna membentuk kepribadian manusia seutuhnya seimbang baik secara jasmani maupun rohani. Hal ini juga sesuai dengan tema PMM yang telah kami usung yakni “Bermain Sambil Belajar Guna Membentuk Karakter Bersinergi dan Berbudi Pekerti Peserta Didik TK Islam Restu Ibu”.   Kemeriahan mini pentas seni tidak kalah menarik terlihat dari antusiasme anak-anak yang mengikuti kegiatan. Sebelum kegiatan dimulai anak-anak penasaran celingukan dari luar pintu kelas bertanya kepada kakak PMM “mau apa itu?” “ada apa itu kak?” “sudah boleh masuk kak?”. Semua rasa penasaran ini terjawab tepat pukul 07.30 WIB anak-anak TK A dan TK B dipandu guru untuk baris dan memasuki ruangan kelas TK A. Seluruh pengisi acara dalam mini pentas seni adalah anggota PMM sendiri yakni seperti mc, teknisi sound, dan sie konsumsi. Para guru, kepala sekolah, dan anak-anak TK A serta B sebagai penonton.   Susunan acara dalam mini pentas seni ini adalah dibuka oleh sambutan kepala sekolah TK Islam Restu Ibu. "Bisa belajar dengan kakak-kakak PMM walau dalam waktu singkat sangat berkesan dan bermanfaat bagi kami, rasanya berat hati ini ingin berpisah. Seluruh ilmu yang disampaikan sangat berguna dan semoga dapat diimplementasikan oleh anak-anak." Ujar ibu Intarti Wahyu Prihatiningtyas S.H., S.Psi. Kemudian, dilanjutkan sambutan oleh koordinator kelompok 59 gelombang 9 PMM UMM. Masuk ke dalam acara inti yakni penampilan bernyanyi “Awan Putih” dari TK A. Dalam penampilan ini dibawakan oleh 10 orang anak-anak TK A perempuan dan laki-laki. bukan hanya bernyanyi, gerakan tangan juga melengkapi lagu ini. Disamping itu, anak-anak memakai kreasi pernak-pernik yang telah dibuat oleh anggota PMM yakni gelang tangan dari kertas krep, karton, dan bando awan. Anak-anak tampil dengan percaya diri dan menyanyikan lagu dengan jelas. Usai penampilan bernyanyi semua guru dan anak-anak lain yang menonton memberikan tepuk tangan yang meriah.   Sambil menunggu penampilan selanjutnya mc memberikan kuis kepada TK A dan TK B guna mengisi kekosongan dan semangat anak-anak. Kuis diambil dari materi pembelajaran yang telah dilakukan sebelumnya seperti “Ada berapa jenis sampah?”, “Ada berapa rakaat shalat shubuh itu?” “Ada yang bisa bercerita tentang sampah?” “Warna apa awan itu?”. Kegiatan kuis ini disambut antusias oleh anak-anak terlihat dari kecepatan anak-anak mengangkat tangan dan menjawab. Bagi anak-anak yang bisa menjawab akan diberikan hadiah sebagai apresiasi mereka telah tampil ke depan. Hadiah yang dibagikan seperti rautan, buku, dan jajanan.   Penampilan berikutnya adalah kreasi tari “Wonderland Indonesia” dari kelas TK B. Tarian dibawakan oleh 4 orang perempuan. Anak-anak menarikan tarian dengan cantik dan lemah gemulai dengan pernak pernik daur ulang. Pernak pernik terbuat dari kardus bekas yang dimanfaatkan sebagai baju tari. Selain itu, mahkota dari karton berwarna kuning keemasan juga menambah kesan manis. Sorakan tepuk tangan meriah usai TK B menampilkan tari.   Pada penghujung acara yakni pembagian hadiah kepada anak-anak yang aktif, unggul, dan memenangkan lomba. Hadiah diberikan kepada anak-anak yang memperoleh poin bintang terbanyak. Sistem pembelajaran bintang atau Learning System Collect Star adalah siswa melakukan sistem pembelajaran dengan mengumpulkan poin bintang. Sistem ini diharapkan dapat memotivasi siswa untuk melatih jiwa kompetisi dan bertanggung jawab dengan tugas yang yang dimiliki siswa. Nama anak dalam TK A yang memperoleh juara atau bintang paling banyak adalah Marsha Ayudya (juara 1 dengan 18 poin), Shavia Nur Aziza (juara 2 dengan 14 poin), Attar Satria Putra (juara 3 dengan 13 poin). Kemudian, Nama anak dalam TK B yang memperoleh juara atau bintang paling banyak adalah fabila Anandhita (juara 1 dengan 21 poin), Azora Chani Mahesa (juara 2 dengan 18 poin), Shaqira Kanza Aquila (juara 3 dengan 15 poin).   Seluruh rangkaian mini pentas seni telah berjalan lancar dan meriah. Para guru kepala sekolah, dan anak-anak TK A dan TK B merasa senang atas model pembelajaran kesenian yang diusung terlihat dari senyuman dan rasa terima kasih. Penutupan dalam acara mini pentas seni ditutup dengan doa dan foto bersama.  

Mahasiswa PMM UMM6 menit
Pendidikan

Pembukaan PMM Kelompok 84 oleh Mahasiswa UMM di Sambut Baik oleh Warga di Lereng Bromo

Kedatangan kelompok Pengabdian Masyarakat Oleh Mahasiswa (PMM) Kelompok 84 Gelombang 9 Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) yang dilakukan di Desa Sedaeng, Kec.Tosari, Kab. Pasuruan, Jawa Timur telah resmi dibuka pada hari Senin 29 Agustus 2022 dan disambut hangat oleh warga desa sekitar serta dihadiri oleh  Abdul Hadi atau biasa dikenal dengan Dedik selaku Kepala Desa Sedaeng.   Kegiatan PMM Bhaktimu Negeri merupakan serangkaian kegiatan pembelajaran yang di ikuti oleh mahasiswa Universitas Muhammadiyah Malang yang dikembangkan melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat. Bentuk dari PMM ini dapat berupa pembuatan, pendampingan, penyuluhan, aplikasi, desain, serta pelatihan teknologi. Khususnya dalam hal ini masyarakat desa Sedaeng. Bentuk dari kegiatan PMM yang dilakukan oleh Mahasiswa UMM ini yaitu pendampingan dan penyuluhan hukum guna memberikan gambaran dan solusi terkait permasalahan hukum yang terjadi.     Kegiatan PMM ini beranggotakan Karisma Gopinda Sari, Debrianti KR Putri Suprapto, M. Iqbal Prasetya, Rayanda Husny Mubarak, Adyuta Apta Camara Paris dari jurusan Hukum UMM yang akan mengangkat judul “Sosialisasi Dampak Negatif Pernikahan Dini dan Upaya Restorative Justice” di lingkungan Desa Sedaeng. Judul ini diambil karena menurut keterangan Kepala Desa setempat permasalah tersebutlah yang masih sering terjadi di lingkungan desa Sedaeng. Kegiatan PMM ini berada dibawah bimbingan Sholahuddin Al Fatih, S.H., M.H. selaku Dosen Pembimbing Lapang (DPL).   Pembukaan kegiatan PMM ini di awali dengan pengenalan dengan warga serta Karang Taruna. Dalam hal ini Kelompok PMM 84 Gelombang 9 berharap dengan sambutan yang baik dari warga desa sekitar menjadi awal yang baik untuk kegiatan PMM yang akan dilaksanakan kedepannya.

IQBAL PRASETYA3 menit
Pendidikan

Mahasiswa PMM Mitra Dosen UMM Kelompok 44 Berikan Penyuluhan Kesehatan Gigi & Mulut di Kota Batu

Menjaga kesehatan gigi dan mulut penting untuk semua usia di kalangan masyarakat. Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Malang yang melangsungkan kegiatan PMM Mitra Dosen beserta dosen pembimbing, Nur Melizza S.Kep.,Ns.M.Kep mengadakan kegiatan penyuluhan cara menjaga kesehatan gigi dan mulut di SMA N 02 Batu. Kegiatan penyuluhan memiliki tujuan sebagai sarana pelatihan kepada siswa dan siswi khususnya kelas X.10 agar bisa menjadi kader penyuluhan kesehatan gigi dan mulut bagi masyarakat sekitar.    “Alhamdulillah, saya itu sangat senang atas kerja sama (dengan UMM) itu. Siswa-siswa yang telah dibimbing oleh dosen-dosen keperawatan UMM, mampu membawakan materi itu (oral hygine) dihadapan anak-anak SD, terutama dikelas 5 dan 6. Mereka mampu membawakan sepenuhnya, kami hanya mendampingi.” Ujar Saeroji, S.Pd selaku koordinator program proyek penguatan profil pelajar pancasila kelas X.10.   Kegiatan penyuluhan tersebut dilakukan pada hari Jum’at (19/08/22) di gedung aula SMA N 02 Batu dengan tetap menerapkan protokol kesehatan dengan tetap menggunakan masker serta mencuci tangan sebelum memasuki ruangan. Rangkaian kegiatan yang dilakukan ada diantaranya, sambutan yang dilakukan oleh Saeroji, S.Pd selaku koordinator program proyek penguatan profil pelajar pancasila kelas X.10 dan Nur Laillatul Masruroh S.Kep.,Ns.MNS selaku perwakilan dari dosen keperawatan UMM. Pemberian materi serta kegiatan tanya jawab dilakukan oleh Anggraini Dwi Kurnia S.Kep.,Ns.MNS selaku dosen keperawatan UMM.    Materi yang diberikan adalah pemberian penjelasan bagaimana cara menjaga kesehatan gigi dan mulut serta memberikan demonstrasi cara menyikat gigi yang baik dan benar. Para peserta cukup antusias dengan kegiatan yang dilangsungkan. Siswa yang aktif dalam menyampaikan pertanyaan dan mau mengulang kembali materi yang sudah diberikan, diberikan reward setelah acara selesai.

Ingga NurSanti2 menit
Pendidikan

Antusiasme Siswa TK Islam Restu Ibu Dalam Pembukaan PMM UMM

Pengabdian masyarakat (PMM) oleh mahasiswa Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) resmi dibuka oleh Kepala Sekolah dan guru di TK Islam Restu Ibu. Pembukaan ini dilaksanakan pukul 07.30 WIB pada Senin, 29 Agustus 2022 yang dipandu langsung oleh Ibu Intarti Wahyu Prihatiningtyas, S.H., S.Psi selaku kepala sekolah dengan memberi sambutan. Kemudian dilanjutkan dengan perkenalan diri oleh setiap anggota PMM UMM kelompok 59 gelombang 9 di hadapan siswa dan guru. Anggota kelompok ini sendiri terdiri dari 5 orang yakni Ninda Wulan Winansih, Azka Walidah, Forcelina Gelarsih Adisti, Qothrun Nada Giarti, dan Hevi Novita Ramandani.   Dalam kegiatan pembukaan PMM ini, seluruh murid menyimak dengan seksama dan  bersemangat. Tak kalah dengan semangat muridnya, para guru juga bersorak dan bertepuk tangan memandu murid pada setiap penggalan kegiatan yang disampaikan oleh anggota kami. Rasa semangat ini terlihat dari penggalan pidato Ibu Intarti yang mengatakan, “Beberapa hari kedepan kakak-kakak akan menemani kita untuk belajar dan bermain bersama. Pastinya akan sangat seru dan mengasyikan. Jangan lupa dijaga sholatnya dan patuh kepada orang tua, bu guru, dan juga kakak-kakak.”   Anak-anak yang berkumpul di halaman menyambut pembukaan dengan riang gembira. Hal tersebut terlihat dari besarnya antusias anak-anak terhadap program kerja yang akan dilaksanakan oleh anggota PMM UMM kelompok 59 gelombang 9, terbukti dari sorakan dan teriakan gaduh anak-anak pada setiap program kerja yang telah disampaikan. Salah satu program kerja paling ditunggu oleh anak-anak dalam pelaksanaan PMM ini adalah Metode belajar mengajar dalam bentuk bermain dan berlomba antar anak.   Setelah pembukaan selesai, kegiatan dilanjutkan dengan observasi peserta didik oleh anggota kelompok di dalam kelas guna menyesuaikan penerapan metode pembelajaran dengan tema kelompok PMM “Bermain Sambil Belajar Guna Membentuk Karakter Bersinergi dan Berbudi Pekerti Peserta Didik TK Islam Restu Ibu”. Hal ini dikarenakan anak-anak TK memasuki masa Golden Age dalam tumbuh kembangnya. Pada masa ini anak mulai belajar dari stimulus yang diberikan oleh lingkungannya dari meniru orang disekitar. Oleh karena itu, kami akan menerapkan perilaku berbudi pekerti untuk membiasakan anak-anak seperti mengucap terimakasih, memilah sampah organik dan anorganik, dan kebersihan lingkungan. Hal ini juga sesuai dengan visi sekolah TK Islam Restu Ibu yakni “Generasi Penerus yang beriman, mandiri, cerdas, dan sehat dalam menghadapi masa depan.”   Selain mengajar, anggota PMM juga akan membantu sekolah merapikan administrasi terkait pemberkasan seperti agenda surat dan perancangan laporan kurikulum baru. Kepala sekolah mengharapkan mahasiswa PMM UMM dapat membantu untuk menerapkan ilmunya dalam kesuksesan dunia kerja kedepannya. Sehingga, exposure yang ditanamkan dalam pengabdian ini dapat bermanfaat bagi masyarakat luas.  

Mahasiswa PMM UMM4 menit
Hukum

Visiting Lecturer FH UMM Hadirkan Bawaslu Kota Malang Bahas Pemilu

Malang (12/5) - Pemilu menjadi salah satu topik bahasan dalam mata kuliah Hukum tata Negara di Perguruan Tinggi, tak terkecuali di FH UMM. Matkul HTN 1 yang diampu oleh Sholahuddin Al-Fatih, SH., MH., dalam kesempatan bertajuk Visiting Lecturer, menghadirkan Pakar dari Bawaslu Kota Malang, Rista Choirun Nisaq, SH., pada bulan Ramadhan lalu (26/4).   Rista, yang juga merupakan mahasiswa Prodi MIH UMM, menyebut bahwa Pemilu menjadi salah satu topik yang selalu menarik untuk dikaji di ruang-ruang akademik.   "Pemilu ini kan rutin periodik, tapi problematika yang rutin ini tetap saja tak bisa teratasi. Misal, terkait sengketa maupun potensi kisruhnya." Ungkap Rista   Dalam kesempatan tersbeut, mahasiswa HTN 1 yang hadir dalam kesempatan tersebut, berkesempatan untuk diskusi dan tanya jawab langsung dengan pemateri. Agenda yang berlangsung secara virtual tersebut berakhir menjelang sekira pukul 16.00 WIB. (saf)

Sholahuddin Al-Fatih2 menit