Minggu (17/07/2023) TIM PPK ORMAWA KSR PMI UNIT UM melakukan observasi ulang ke desa Pagersari Kecamatan Ngantang Kabupaten Malang. Observasi ini bertujuan untuk memantapkan kesiapan lokasi program PPK ORMAWA KSR PMI UM tahun 2023. Observasi ini dihadiri 9 Orang. Turut hadir Dosen Pembina yakni Bu Rany Ekawati S.K.M., M.P.H., dan ketua ORMAWA KSR PMI UM 2023 yakni Mohammad Rofik. Observasi ini dilakukan dengan meninjau beberapa tempat seperti balai desa, 4 dusun, 17 RT dan 4 RW yang ada di Desa Pagersari Kecamatan Ngantang Kabupaten Malang. Dengan adanya observasi ini diharapkan semakin mantap dan tepatnya lokasi sasaran yang dituju.
Observasi dilakukan pada pukul 10.00 WIB sampai 13.00 WIB. Diawali dengan berangkat dari UM pada pukul 08.00 WIB menggunakan akomodasi bersama dengan waktu tempuh 2 jam. Setelah sampai di lokasi, langsung obersvasi balai desa dan dilanjutkan dengan berjalan menyusuri dusun yang ada. Kegiatan observasi diakhiri pukul 13.00 WIB dilanjutkan untuk pulang dan koordinasi lanjutan besoknya di balai desa.
- Tim Humas PPK ORMAWA KSR PMI UM Tahun 2023
Bertujuan untuk membuktikan bahwa UMKM Kota Malang bisa berdaya dan mempunyai dampak yang luar biasa untuk warga Malang.iKM & UKM Nusantara DPD kota Malang akan menggelar acara bazar sebanyak 50 tenant dari UMKM se-kota Malang. Termasuk clothing hasil karya teman-teman disabilitas kota Malang juga yang akan berpartisipasi dalam bazar tersebut Selain itu akan ada penampilan-penampilan spesial dari Ludruk Lodra Budaya,, flashmob Tari Topeng Bapang, Wahyu GV Music, barongsai ,Mbois Band masih banyak lagi. Bahkan lebih menarik lagi juga akan ada cosplay competition untuk untuk masyarakat kota Malang acara ini ini akan diadakan dua hari berturut-turut pada tanggal 10 dan 11 Juni 2023 di sepanjang Jalan Kertanegara Kota Malang acara ini didukung oleh. Jade Indopratama, Jaya Show, Asosiasi Pengusaha Kafe Restoran Indonesia, Otoritas Jasa Keuangan, Bank Jatim, Wikacell, IBOE dan Smartfren.
Bertujuan untuk membuktikan bahwa UMKM Kota Malang bisa berdaya dan mempunyai dampak yang luar biasa untuk warga Malang.iKM & UKM Nusantara DPD kota Malang akan menggelar acara bazar sebanyak 50 tenant dari UMKM se-kota Malang. Termasuk clothing hasil karya teman-teman disabilitas kota Malang juga yang akan berpartisipasi dalam bazar tersebut Selain itu akan ada penampilan-penampilan spesial dari Ludruk Lodra Budaya,, flashmob Tari Topeng Bapang, Wahyu GV Music, barongsai ,Mbois Band masih banyak lagi. Bahkan lebih menarik lagi juga akan ada cosplay competition untuk untuk masyarakat kota Malang acara ini ini akan diadakan dua hari berturut-turut pada tanggal 10 dan 11 Juni 2023 di sepanjang Jalan Kertanegara Kota Malang acara ini didukung oleh. Jade Indopratama, Jaya Show, Asosiasi Pengusaha Kafe Restoran Indonesia, Otoritas Jasa Keuangan, Bank Jatim, Wikacell, IBOE dan Smartfren.
Malang (15/3) - Demokrasi selalu menarik untuk diceritakan, sebab lika-liku demokrasi tergantung pada banyak faktor. Atas perhatian terhadap isu-isu demokrasi yang ada, CitizenoS, sebuah NGO/LSM di Estonia, mengundang para talenta berbakat dari penjuru dunia untuk berbagi kisah mengenai demokrasi di negara mereka dan upaya mencari jalan keluarnya. Salah satu peserta yang terpilih dan diundang ke Estonia oleh CitizenOS adalah dosen Fakultas Hukum UMM, Sholahuddin Al Fatih, S.H., M.H. Dalam program Democracy Defenders Accelerator (DDA) Bootcamp, pada 27 Maret - 5 April 2023 di Estonia lalu, Fatih bercerita mengenai kondisi demokrasi di Indonesia, terutama yang terjadi pada generasi mudanya.
Fatih mengatakan rendahnya partisipasi anak muda dalam pemilu membuat kemungkinan kecurangan menjadi lebih besar. Karena hak pilih yang seharusnya terisi menjadi kosong (golongan putih). Sehingga bisa dicurangi oleh beberapa pihak. Keresahan Fatih itu, ia diskusikan dengan 30 perwakilan dari berbagai negara di dunia, seperti Kanada, Belanda, Rumania, Filipina, Australia, Afghanistan, Nigeria, Meksiko, Italia, Albania, Russia dan sebagainya.
“Ide sederhana saya, anak muda itu harus dibuatkan camp atau mini-workshop guna merubah paradigma mereka soal demokrasi dan partisipasi dalam pemilu. Saya menamakannya Malang Young Leader Camp (MYLC). Melalui DDA Bootcamp inilah saya berharap dapat ide segar untuk merealisasikan program MYLC. Alhamdulillah lolos, setelah melalui proses seleksi berkas administrasi dan wawancara dengan panelis dari 3 negara.” jelas Fatih.
Lebih lanjut, Fatih mengungkapkan permasalahan demokrasi yang ada Indonesia justru tidak banyak ditemukan di negara lainnya. Ia justru menemukan bahwa Jerman memiliki permasalahan demokrasi terkait konflik ras di pemerintahannya. Kemudian Belanda dengan masalah digitalisasi demokrasinya dan negara Afghanistan yang memiliki persoalan terkait keadilan berpendapat dan isu seputar HAM bagi pengungsi pasca Taliban berkuasa.
“Dari hasil diskusi, ditemukan permasalahan utama yang ada di berbagai negara yaitu tentang kurangnya kesadaran anak muda di dunia dalam menggunakan media sosial. Permasalahan itu kemudian menjadi fokus untuk dikerjakan selama satu tahun ke depan,” terang Fatih.
Menariknya, program yang Fatih ikuti dilaksanakan bertepatan dengan puasa Ramadhan. Sehingga selama berpuasa di negara bagian Eropa Utara itu, Fatih mengalami beberapa culture shock. Mulai dari makanan halal yang sangat sulit didapatkan hingga menjalani puasa selama 16 jam.
“Alhamdulillah melalui program ini banyak hal baru yang didapatkan. Insyaallah bisa saya implementasikan sebagai model pembelajaran di kelas. Kemudian wawasan saya tentang demokrasi juga bertambah,” ungkap Fatih.
Terakhir, Fatih berharap akan ada lebih banyak dosen dan juga mahasiswa yang ikut berpartisipasi dalam kegiatan sejenis sebagai aktualisasi nyata rekognisi internasional sesuai milestone UMM. Selain itu, dosen sekaligus staf bagian kerjasama internasional itu juga menyampaikan sedang melakukan penjajakan agar UMM dan CitizenOS bisa bekerja sama. Tidak hanya dengan NGO terkait, tapi kedepannya juga bisa melakukan kerja sama dengan beberapa kampus ternama di Estonia, misalnya Universitas Tallin atau Universitas Tartu. (zak/wil/saf/hum)
Malang. Young Leader (Youlead) adalah program kaderisasi pemimpin muda startegis berintegritas untuk mewujudkan Indonesia Berdaya. Membentuk pemimpin yang memiliki keimanan yang kuat, hati yang bersih, perkataan yang baik, tidak munafik, dan amanah serta mampu mengambil peran strategis dalam organisasi maupun komunitas (visioner, mampu mengelola sumber daya, memberikan inspirasi (jadi teladan), memiliki komitmen kuat, mampu mendidik, dan seorang pemberani). Penerima manfaat Youlead Regional Malang merupakan mahasiswa/I dinyatakan lolos sebagai penerima manfaat Youlead setelah mengikuti rangkaian proses seleksi beberapa waktu lalu. Mereka berasal dari berbagai kampus di Kota Malang seperti Universitas Brawijaya, Universitas Negeri Malang, UIN Malang, STMIK PPKIA Pradnya Paramita dan beberapa kampus lainnya.
Pada Ahad (09/04) Penerima Manfaat Bakti Nusa Malang menggelar kegiatan First Gathering dan Buka Puasa Bersama Penerima Manfaat Young Leader Malang dengan mengangkat tema “Merajut Ukhuwah di Bulan Ramadhan Penuh Berkah”. Kegiatan dilaksanakan di Gedung Malang Creative Center (MCC) yang beralamatkan di Jalan A. Yani No.53, Kota Malang. Momentum ini merupakan langkah awal bagi para penerima manfaat Youlead Malang untuk berproses dan berprogres bersama kedepannya.
Kegiatan First Gathering ini dihadiri oleh Manajer Wilayah Bakti Nusa Regional Malang Sholahuddin Al Fatih, S.H., M.H., Penerima Manfaat Bakti Nusa Malang, dan seluruh Penerima Manfaat Youlead Malang. Dalam sambutannya Sholahuddin Al Fatih, S.H., M.H., menyampaikan program Youlead merupakan kegiatan pembinaan yang diharapkan dapat melahirkan pemimpin muda strategis yang kelak dapat menjawab permasalahan dan tantangan di masa depan.
Dalam kesempatan yang sama, Koordinator Penerima Manfaat Bakti Nusa Malang Naufal Mahadika juga menyampaikan agar para pemimpin muda dapat menjadikan Youlead sebagai wadah untuk berproses bersama, mengembangkan potensi dan penerima manfaat youlead diharapkan dapat mengambil kebermanfaatan yang sebanyak-banyaknya melalui program ini. “Youlead Malang sebagai wadah ibarat kertas, dan masing-masing kita seperti pena-nya, jadi buatlah tulisan, cerita, dan warna sesuai dengan potensi masing-masing di Youlead Malang ini. Jangan sampai kosong dan tidak dituliskan kisah atau kebermanfaatan apa-apa. Tua itu pasti, tetapi dewasa itu pilihan. Pemuda keren itu pilihan, pemuda bermanfaat itu Sebuah keharusan,” ujar Dika.
Kegiatan First Gathering berjalan lancar yang diawali dengan pembukaan, menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Mars Youlead, perkenalan sesama Penerima Manfaat Youlead, kemudian dilanjutkan dengan kegiatan berbagi takjil di sekitar lokasi Gedung MCC. Kegiatan ini bertujuan untuk menumbuhkan jiwa sosial dan memupuk rasa kepedulian pemimpin muda terhadap masyarakat sekitar. Takjil yang dibagikan merupakan hasil penggalangan donasi yang dilakukan beberapa hari sebelum kegiatan berbagi dilaksanakan. Dibulan Ramadhan yang penuh berkah ini juga diharapkan agar kegiatan berbagi ini dapat bermanfaat dan orang-orang yang telah ikhlas memberi rezekinya diberkahi oleh Allah SWT.
Usai kegiatan berbagi takjil, agenda dilanjutkan dengan penandatanganan surat komitmen masing-masing PM Youlead untuk ikut serta dan aktif dalam berbagai rangkaian kegiatan pembinaan yang akan dilaksanakan nantinya. Kemudian, kegiatan diakhiri dengan buka puasa bersama sekaligus penyampaian arahan dari Manajer Wilayah Bakti Nusa Regional Malang.
Salah satu PM Youlead menyampaikan kegiatan ini amat berkesan karena dapat memantik semangatnya untuk dapat menjadi pemimpin yang berintegritas dan sinergis untuk negeri ini. “Alhamdulillah sangat bersyukur dipertemukan oleh kakak-kakak asuh Penerima Manfaat Bakti Nusa dan teman-teman seperjuangan di Youlead angkatan 4 ini. Di First Gathering yang telah dilaksanakan hari minggu kemarin sangat membawa kesan yg baik untuk saya karena disitu saya terpantik untuk kelak menjadi seorang pemimpin yg berintegritas dan bersinergis untuk negeri. Ibaratnya First Gathering kemarin adalah langkah awal bagi saya untuk kelak dapat terus menebar kebaikan dan kebermanfaatan serta terpantik untuk terus berbuat, berjuang bersama, dan belajar merawat Indonesia. Harapannya dengan bergabung nya saya di keluarga Youlead Malang angkatan 4 ini bisa sama-sama berproses, berprogress, dan sukses bersama orang-orang hebat,” Ujar Atina.