#Minat & Bakat

Volunteerism

Mahasiswa PMM kel 75 Gel 8 melakukan Kerja Sama dengan SDN Tanjungrejo 2 Untuk Menumbuhkan Bakat dan Minat Siswa Dalam Berbahasa Inggris

Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) bekerja sama dengan SDN Tanjungrejo 2 untuk menyelenggarakan Pengabdian Mahasiswa Pada Masyarakat (PMM) dengan tujuan meningkatkan mutu pengajaran Bahasa Inggris di desa Tanjungrejo. Tujuan dari program PMM ini adalah untuk menggunakan berbagai kegiatan yang bersifat mendidik dan menarik untuk menumbuhkan minat dan bakat siswa dalam Bahasa Inggris. Berbagai program yang dilaksanakan oleh mahasiswa PMM adalah:  Menghadirkan Pembelajaran yang mudah dan menyenangkan:  Mahasiswa UMM menghadirkan kursus Bahasa Inggris yang seru dan menarik untuk siswa dari kelas 4, 5, dan 6. Program ini menggabungkan permainan, drama, dan musik berbahasa Inggris untuk membuat proses belajar lebih menyenangkan. Salah satu daya tarik utama dari program ini adalah English Club, sebuah kegiatan yang penuh warna dan energi. Dalam English Club, siswa mengikuti berbagai aktivitas seru, termasuk permainan bahasa, pementasan drama, dan nyanyian. Semua kegiatan ini dirancang untuk meningkatkan kemampuan berbicara dan mendengarkan siswa dengan cara yang interaktif dan memotivasi, menjadikan belajar bahasa Inggris sebuah pengalaman yang menyenangkan dan berkesan. Pembuatan Materi Pembelajaran Kreatif: Mahasiswa UMM membuat bahan ajar interaktif seperti buku bergambar, video instruksional, dan poster untuk mendukung pengajaran bahasa Inggris. Bahan-bahan ini dirancang khusus agar sesuai dengan pemahaman anak-anak dan bertujuan untuk menarik minat mereka terhadap bahasa Inggris. Misalnya, mereka telah membuat buku cerita dan poster yang memuat kata-kata dan frasa baru yang bisa digunakan siswa dalam kehidupan sehari-hari. Kegiatan Penilaian dan Evaluasi: Untuk mengukur efektivitas dari program ini, dilakukan penilaian rutin terhadap kemajuan siswa melalui tes berbicara dan pemahaman, serta umpan balik dari siswa dan guru. Evaluasi ini bertujuan untuk menilai dampak kegiatan PMM terhadap kemampuan bahasa Inggris siswa dan untuk menyesuaikan metode pembelajaran yang digunakan. Program PMM ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan bahasa Inggris siswa SDN Tanjungrejo 2 dengan cara yang menyenangkan dan inovatif. Melalui kegiatan ini, diharapkan siswa akan lebih termotivasi dan percaya diri dalam menggunakan bahasa Inggris, dan kualitas pendidikan di desa Tanjungrejo dapat meningkat. Selain itu, kegiatan ini juga mencerminkan komitmen Universitas Muhammadiyah Malang dalam melaksanakan pengabdian masyarakat dan mendukung pengembangan pendidikan di daerah pedesaan. Dengan pendekatan yang terencana dan partisipatif, program PMM ini diharapkan dapat memberikan dampak positif yang berkelanjutan bagi siswa, guru, dan tenaga pendidik lainnya  di SDN Tanjungrejo 2.  

272_Ariella Amoreta Wardana4 menit
Pendidikan

Kegiatan Pemanfaatan Sampah Menjadi Barang Bernilai Guna di SD Negeri 1 Banjararum

Kegiatan Pengabdian Masyarakat Oleh Mahasiswa (PMM) Universitas Muhammadiyah Malang merupakan kegiatan pendampingan dan pelayanan mahasiswa untuk pengembangan dan pemberdayaan masyarakat dalam menerapkan aplikasi, desain, teknologi atau perubahan sosial ke arah yang lebih baik. Kegiatan ini juga merupakan bentuk kontribusi mahasiswa terhadap masyarakat. Kegiatan Pengabdian Masyarakat oleh Mahasiswa (PMM) ini adalah untuk mengaplikasikan Hilirisasi hasil Penelitian Universitas Muhammadiyah Malang (UMM). Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilakukan oleh kelompok 94 gelombang 1, dengan anggota kelompok yang terdiri dari Ine Dwi, Nazwa Fakhira, Amanda Rahmania, Fariq Baihaqi, dan Shiva Hermaleo yang berasal dari Fakultas Psikologi dan Fakultas Hukum Universitas Muhammadiyah Malang dibawah bimbingan Ibu I’anatut Thoifah, M.Pd.I, selaku Dosen Pembimbing Lapangan (DPL).  Kegiatan ini dilakukan di SD Negeri 1 Banjararum Singosari. Kegiatan yang diangkat oleh kelompok 94 gelombang 1 yaitu Kegiatan pengelolaan sampah menjadi barang bernilai guna yang dilakukan dengan siswa dan siswi kelas 3 SD Negeri 1 Banjararum Singosari. Sampah yang dipilih yaitu sampah sedotan dan juga stick kayu yang akan digunakan menjadi hiasan dinding. Kegiatan diawali dengan membagi siswa dan siswi menjadi dua kelompok, setelah itu melakukan tutorial yang dipandu oleh anggota PMM dan disimak oleh para siswa dan siswi, selanjutnya masing masing perwakilan kelompok dipersilahkan untuk maju kedepan dan mempraktikkan tutorial yang telah dilakukan oleh anggota PMM agar dapat diajarkan kepada teman temannya yang belum paham. Setelah itu baru melakukan kegiatan pemanfaatan sampah sedotan dan stick kayu menjadi barang bernilai guna. Selama kegiatan berlangsung anggota PMM juga ikut langsung untuk mendampingi, mengawasi dan membantu para siswa dan siswi dalam melakukan kegiatan, anggota PMM juga mengadakan lomba dari kegiatan tersebut untuk meningkatkan kreativitas dari masing masing kelompok, kelompok yang paling banyak membuat bunga dari sedotan akan menjadi pemenang utama dan mendapatkan hadiah, untuk kelompok yang kalah juga mendapatkan hadiah sehingga sistem lomba hanya untuk meningkatkan motivasi siswa dan siswi sehingga dapat bersemangat melakukan kegiatan tersebut. Pemanfaatan sampah sedotan dan stick kayu untuk barang bernilai guna yang dibuat oleh anak-anak sekolah dasar dapat meningkatkan beberapa keterampilan yaitu,  Kreativitas dan Imajinasi. Anak-anak belajar untuk berpikir kreatif dalam memanfaatkan bahan yang tidak terpakai menjadi sesuatu yang baru dan menarik, keterampilan motorik halus. Menempel, dan merangkai sedotan menjadi hiasan melatih koordinasi tangan dan mata serta kemampuan motorik halus anak, kesabaran dan ketekunan.  Proses membuat hiasan dari sedotan memerlukan waktu dan ketelitian, yang dapat mengajarkan anak untuk bersabar dan tekun dalam menyelesaikan tugas, keterampilan sosial dan Kerjasama. Anak-anak akan belajar untuk bekerja sama, berkomunikasi, dan menghargai pendapat teman-temannya. Dengan adanya kegiatan ini yang menggabungkan berbagai keterampilan, anak-anak dapat belajar sambil bermain, mengembangkan kemampuan mereka dalam berbagai aspek, dan memiliki pengalaman yang menyenangkan serta edukatif.

94_ine dwi4 menit
Pendidikan

Mahasiswa PMM UMM Mendirikan Taman Baca di Desa Kedungrejo sebagai Wadah untuk Meningkatkan Literasi Anak

Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat oleh mahasiswa (PMM) bekerjasama dengan pemerintah desa kedungrejo, Kecamatan Pakis Kabupaten Malang bersama mendirikan Taman Baca sebagai wadah untuk meningkatkan pendidilan non formal di desa tersebut. Kelima mahasiswa yang berada di bawah bimbingan Winda Hardyanti S.Sos M.Si merupakan kelompok 17 gelombang 3 yang beranggotakan M Arham Khibar, Adinda Balqis, Rizkita Arum Larasati, Elok Rahma Fajria Kamal, dan Audia Octavi Aristya.   Pendirian taman baca ini adalah salah satu wujud kepedulian mahasiswa PMM UMM kelompok 17 untuk meningkatkan mutu Pendidikan di desa kedungrejo, mengingat rendahnya minat literasi masyarakat yang ada di desa kedungrejo maka mendirikan taman baca adalah salah upaya kami untuk meningkatkan literasi yang berbasis pada Pendidikan non formal tersebut. "Kita menginginkan adanya taman baca di desa ini semacam perpustakaan yang nantinya akan membantu masyarakat mengakses pengetahuan dari buku-buku yang disediakan disana" Ungkap Satryo selaku aparat desa kedungrejo saat kami melakukan survey (20/10/2023). Seperti yang kita semua ketahui bahwa buku adalah pusat dari segala pengetahuan, dimana para ilmuan bahkan mencari rujukan dalam penemuan ataupun penelitian mereka melalui buku. Ibarat kata pepatah bahwa "buku adalah jendela ilmu", pepatah inilah yang menjadi alasan Satryo mengharapkan adanya taman baca di desa kedungrejo.   Dengan berbagai macam kegiatan yang ada di taman baca kami mendapat feedback yang cukup baik dari warga sekitar yang sempat turut berpartisipasi dalam kegiatan kami. "Melihat antusiasme anak-anak saat mengikuti kegiatan di taman baca saya berharap mas dan mbak KKN nantinya setiap bulan dapat meluangkan waktunya untuk datang kesini dan meramaikan taman baca Bersama anak-anak" ucap  Betri Indriati selaku kepala desa kedungrejo   "Semoga pihak-pihak yang diberi Amanah untuk meneruskan taman baca dapat menjalankan taman baca dengan sebaik-baiknya sebagaimana adik-adik kkn kemarin karena sayang sekali jika program-program yang sudah dilaksanakan kemarin tidak dilanjutkan." Ucap Bu Tyah selaku kepala sekolah TK Muslimat NU Desa Kedungrejo usai berpartisipasi Bersama kami dalam program senin ceria.   Proses pendirian taman baca berlangsung sekitar 3 hari yang dimulai dengan mendekorasi taman baca hingga mengisinya dengan berbagai macam buku bacaan yang tersedia untuk semua kategori umur mulai dari orang dewasa hingga anak-anak. Sehingga nantinya taman baca dapat dijangkau oleh semua kalangan masyarakat yang ada di desa kedungrejo. Untuk menarik minat masyarakat kami mengadakan berbagai kegiatan di taman baca seperti membacakan dongeng bagi anak-anak, terapi kelompok yang mana pada kegiatan ini kami membentuk kelompok untuk bermain games Bersama seperti games pengetahuan umum yang jawabannya dapat mereka ketahui setelah membaca buku yang menjadi referensi pada games tersebut. Selain itu pada bagian depan taman baca kami menambahkan lukisan mural yang kami harapkan dapat membantu kami untuk menarik perhatian masyarakat yang melintas.

Muh. Rafli Tarambi_0897 menit
Pendidikan

Desain Poster Jadi Seru! Mahasiswa PMM Universitas Muhammadiyah Malang Gelar Pelatihan Desain dengan Canva untuk Anak-anak Panti Asuhan Ar-Ridlwan

Malang, 05/02/2024 - Universitas Muhammadiyah Malang melalui Pengabdian kepada Masyarakat (PMM) Gelombang 4 Kelompok 58 menggelar kegiatan pelatihan desain poster media sosial menggunakan media Canva. Acara ini diikuti oleh seluruh anak-anak Panti Asuhan Ar Ridlwan (Pondok Pesantren Roudlatul Ridlwan) yang berlokasi di Jl. Mojowarno No.89, RW.05, Mojorejo, Kec. Junrejo, Kota Batu, Jawa Timur pada hari Senin, 5 Februari 2024. Dalam suasana penuh semangat, mahasiswa PMM Gelombang 4 Kelompok 58 dari Universitas Muhammadiyah Malang menyelenggarakan kegiatan pelatihan ini sebagai bagian dari komitmen mereka untuk memberdayakan masyarakat melalui ilmu dan keterampilan. Anak-anak Panti Asuhan Ar Ridlwan antusias mengikuti kegiatan yang bertujuan untuk memperkenalkan mereka pada dunia desain poster media sosial. Kegiatan dimulai dengan sambutan hangat dari para mahasiswa PMM, yang kemudian memberikan pengenalan tentang penggunaan Canva sebagai alat desain online yang sederhana namun efektif. Materi pelatihan mencakup dasar-dasar desain poster, pilihan warna yang baik, dan tata letak yang menarik. Anak-anak Panti Asuhan secara langsung terlibat dalam praktik desain poster menggunakan Canva, sehingga dapat menerapkan konsep-konsep yang telah mereka pelajari. "Kami berharap melalui kegiatan ini, anak-anak Panti Asuhan dapat mengembangkan kreativitas mereka dan memahami potensi yang dimiliki oleh media sosial. Desain poster ini bisa menjadi alat untuk menyampaikan pesan positif dan kreativitas mereka kepada masyarakat luas," ungkap Mahayu Larasati selaku Koordinator PMM Kelompok 58. Acara ini tidak hanya memberikan keterampilan desain digital kepada anak-anak, tetapi juga menciptakan momen berharga dan kebahagiaan. Para peserta mendapatkan kesempatan untuk mengekspresikan diri melalui karya-karya mereka, yang kemudian dipamerkan pada akhir acara. Manajemen Panti Asuhan Ar Ridlwan menyampaikan rasa terima kasih kepada mahasiswa PMM Gelombang 4 Kelompok 58 dan Universitas Muhammadiyah Malang atas kegiatan yang bermanfaat ini. Mereka berharap kegiatan semacam ini dapat terus dilakukan untuk memberikan inspirasi dan pengetahuan kepada anak-anak yang berada di bawah asuhan mereka. Semoga kegiatan ini dapat menjadi langkah awal bagi anak-anak Panti Asuhan Ar Ridlwan untuk terlibat lebih aktif dalam dunia digital dan mengembangkan keterampilan yang dapat mendukung masa depan mereka.  

Viola Kharida Hasna3 menit
Pendidikan

Mahasiswa PMM UMM Bantu Branding UMKM desa mojorejo “Mina Mojorejo sejahtera”

Mahasiswa PMM UMM kelompok 59 gelombang 4 Melakukan kegiatan di desa Mojorejo kecamatan Junrejo kota batu tepatnya di UMKM desa yang bergerak di bidang perikanan yang diberi nama “ Mina Mojorejo Sejahtera” yang dimana UMKM ini berdiri di tahun 2022 namun belum memiliki branding yang kuat seperti belum ada logo ataupun plang bentuk pengenal atau branding dari UMKM itu sendiri. Kegiatan Pengabdian Masyarakat oleh Mahasiswa (PMM) ini adalah untuk mengaplikasikan Hilirisasi hasil Penelitian Universitas Muhammadiyah Malang (UMM).Selain itu, melalui PMM ini mahasiswa berkesempatan untuk belajar banyak hal yang berkaitan dengan masyarakat karena terjun langsung di lokasi. Salah satu kegiatan yang menonjol yang dilakukan Mahasiswa PMM dengan dosen pembimbing dr.Muslikhati,S.E,M.E ialah dengan melakukan pembuatan Logo dan plang untuk meningkatkan branding dengan tujuan agar lebih dikenal oleh masyarakat luas. Kegiatan ini dilakukan oleh mahasiswa PMM yang terdiri dari Dwi Kurniawan Putra (koordinator),Rafi Wildan (Sekretaris),Nadia Hasna (Bendahara),Mohammad nasir ( Dokumentasi),dan Siti nur Kholifah (Humas) yang tergabung dalam PMM Kelompok 59 gelombang 4 UMM.  Di awal kedatangan PMM UMM kelompok 59 gelombang 4 di mojorejo,Rujito selaku kepala desa Mojorejo menyambut dengan hangat “semoga dengan adanya program PMM ini dapat bermanfaat bagi masyarakat desa khususnya desa mojorejo” harapnya. Berangkat dari latar belakang UMKM dan harapan pak kepala desa,akhirnya di tanggal 19 februari 2024 Logo dan plang berhasil dibuat dan dipasang. Tentu proses mencapai itu semua tidak spontan tercapai,di mulai dari hari pertama di desa dengan menanyakan kendala dan apa yang dibutuhkan saat ini oleh UMKM “Mina Mojorejo Sejahtera” yang relate dengan zaman sekarang. Setelah mengetahui permasalahan dan apa yang dibutuhkan Mahasiswa PMM UMM melakukan diskusi bersama dan dikoreksi oleh Muslikhati selaku dosen pembimbing lapangan. Dari pendiskusian itulah  mahasiswa PMM UMM melakukan pitching logo dan konsep di depan ketua dan anggota UMKM “Mina Mojorejo Sejahtera” yang akhirnya mendapatkan beberapa saran yang langsung di follow up sehingga Logo dan Konsep disetujui oleh ketua dan anggota UMKM tersebut. Ketua UMKM “mina Mojorejo sejahtera” Syamsul Arifin menyampaikan rasa terima kasih nya kepada mahasiswa PMM UMM atas Branding yang dilakukan untuk UMKM yang bergerak di bidang perikanan tersebut “saya mewakili temen-temen UMKM sangat berterima kasih kepada UMM dan terkhusus mahasiswa PMM kelompok 59”ungkapnya. Syamsul juga berharap apa yang mahasiswa berikan dapat bermanfaat bagi semua “ semoga kami bisa mempelajari hal-hal yang udah mahasiswa sampaikan berkaitan dengan branding sehingga dikemudian hari kami mampu mengembangkannya secara mandiri” Harapnya. Di akhir penutupan Mahasiswa PMM kelompok 59 Gelombang 4 memberikan sertifikat penghargaan kepada UMKM “Mina Mojorejo Sejahtera” atas dedikasi dan kontribusinya dalam pelaksanaan Pengabdian masyarakat oleh Mahasiswa (PMM) yang berlangsung dari tanggal 19 Januari-19 Februari.  

Dwi Kurniawan Putra6 menit